Polres Karawang Amankan 32 Kendaraan 32 Kendaraan Travel Gelap Yang Nekad Angkut Para Pemudik

by

Beritajabar.net- Pelaksanaan kegiatan cipta kondisi pra masa penindakan mudik lebaran pada Operasi Ketupat Lodaya 2021 yang digelar oleh Polres Karawang, dari tanggal (26/04/2021) hingga tanggal (05/05/2021). Sebanyak 32 kendaraan roda 4 jenis travel yang mengangkut 250 penumpang untuk mudik, berhasil disita dan diamankan petugas Satlantas Polres Karawang,  Rabu (25/05/2021).

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra didampingi oleh Wakapolres Karawang Kompol Ahma d Faisal Pasaribu dan Kasat lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi  Saputro mengatakan,

Puluhan kendaraan jenis travel ini diamankan dari sejumlah titik jalur mudik yang ada di wilayah Karawang, saat pelaksanaan kegiatan cipta kondisi pra masa penindakan mudik, pada pelaksanaan operasi ketupat Lodaya 2021 Polres Karawang.

“Total ada sebanyak 32 kendraan jenis travel dengan 250 orang penumpang yang kita amankan. ” kata Kapolre Karawang AKBP Rama Samtama Putra, kepada wartawan, Rabu (05/05/2021).

Dikatakan Kapolres, maraknya keberadaan jasa travel gelap untuk menyelundupkan penumpang dari para pemudik, menjadi perhatian khusus dari pihak kepolisian. Untuk itu penindakan pun dilakukan dan sesuai dengan Surat Edaran Kepala Satuan Tugas nomor 13 Tahun 2021 tentang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Pengendalian COVID-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442H.

“Untuk itu kita tegaskan, dengan adanya kegiatan penindakan ini. Bisa menjadi bukti bagi masyarakat agar tidak meremehkan adanya instruksi mengenai larangan mudik lebaran di tengah pandemi covid-19,” ungkapnya.

Menurut  Kapolres, untuk memuluskan kelancaran jasa travel tersebut, modus yang dilakukan oknum jasa travel gelap dengan cara menggunakan berbagai akun media sosial  dan informasi dari mulut ke mulut.

“untuk taripnya para travel gelap ini mematok tarif sangat mahal dari biasanya tergantung dengan lokasi, wilayah dan tujuan kota yang berbeda di Pulau Jawa,” terangnya.

Dijelaskan Kapolres, kegiatan cipta kondisi pra masa penindakan mudik ini, sudah dimulai sejak tanggal 26 April 2021 hingga tanggal (05/05/2021) Rabu hari ini,” Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penindakan terhadap kendaraan pribadi maupun kendaraan umum yang membawa penumpang dengan indikasi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dengan menggunakan CB Hunting Sistem,” jelasnya.

Sementara itu untuk para awak sopir travel, oleh petugas akan ditindak dan dikenakan Pasal 308 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman hukuman pidana maksimal dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).(Zaky Miharja/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *