Ahirnya Para Petani Desa Pasirjaya Dan Pihak Rekanan Dinas PUPR Karawang Sepakat Mediasi Untuk Kepentingan Bersama

by

Beritajabar.net- Terjadinya perselisihan paham antara para petani dengan pihak pelaksana pengerjaan proyek normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dari program Dinas PUPR Karawang di Kali Asin Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya Kulon.

Diketahui pada saat pagi hari petani Desa Pasir jaya mengerumuni alat besar jenis Beko yang hendak beroperasi yang digunakan untuk pengerjaan normalisasi program APBD Karawang Tahun Anggaran 2021.

Para petani, meminta agar Mesin Beko agar dibawa kembali. Pasalnya, para petani tidak setuju dengan menormalkan kembali atau dengan cara di ditimbun saluran air yang sudah dikerjakan oleh pihak rekanan Dinas PUPR Karawang.

Sementara pihak petani yang merasa di rugikan karena sebagian tanahnya kena imbas pelebaran saluran air, menguasakan ke LBH Baru Terang Sayap Putih ,Endang Hermawan.

Para petani mengusulkan agar tetap mengembalikan saluran air seperti semula, sebelum di dilakukan pengerjaan proyek normalisasi.

Dengan inisiatif ,Ketua Kagok Edan,H.Kentung, warga petani yang berselisih untuk  melakukan mediasi di kantor Desa Pasirjaya. Kemudian,warga setuju mediasi dilakukan di Aula Desa pasir jaya dan mediasi di hadiri Kepala Pasir Jaya, dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Cilamaya Kulon.

Proses musyawarah dilakukan antara petani dengan pihak rekanan Dinas Pihak PUPR Karawang. Proses mediasi berjalan dengan alot. Dan akhirnya dari pihak LBH  Baru Terang yang mewakili para petani mencapai solusi terbaik bagi kelangsungan program normalisasi.

Sehingga hasil mediasi atau musyawarah tersebut melahirkan nota kesepahaman dan kesepakatan, diantaranya kesepakatan dan kesepahaman yang dituangkan secara tertulis.

Sehingga, proses mediasi membuahkan kesepahaman yang disaksikan oleh pihak Muspika Kecamatan Cilamaya Kulon. (Uyan Ruhyana /red)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *