Polres Metro Bekasi Ungkap Motif Waria Bunuh Korban Kecelakaan di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi 

by -222 views

Bekasi-Wakapolres Metro Bekasi AKBP Sumarni, menjelaskan kronologis pembunuhan yang dilakukan seorang waria di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/11/2023).

Diketahui, peristiwa terjadi pada Rabu (18/10) lalu, seorang waria bernama Keneddi Pergaulan alias Ayu Lestari (34) menganiaya AK (20) korban kecelakaan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi hingga tewas.

AKBP Sumarni mengungkapkan, korban yang dibunuh Ayu Lestari sebelumnya terlibat dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Teuku Umar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu malam.

Ayu Lestari tega menghabisi nyawa AK, korban kecelakaan tersebut, lantaran mengira AK mirip mantan ‘tamunya’. Ayu mengaku kesal dibalut dendam, kemudian menganiaya AK hingga tewas.

Kronologi kasus pembunuhan itu berawal, korban ini terlibat kecelakaan (korban Ak) kemudian dia diamankan oleh masyarakat dan di taruh di warung, tiba-tiba oleh pelaku ini dipukul,” kata AKBP Sumarni di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (02/11/2023).

Hal senada disampaikan oleh AKBP Sumarni, Ayu menyangka korban adalah orang yang mirip mukanya dengan seseorang yang dicarinya.

“Motif dari pelaku yakni menyangka bahwa korban yang dipukul dan dibunuhnya pernah berhubungan (sesama jenis), namun tidak ada konpensasinya (tidak membayar),” jelasnya.

Sumarni melanjutkan, Ayu Lestari dapat diamankan setelah sempat diminta keterangan dan mengaku ia telah melakukan perbuatannya termasuk melukai korban dengan sempat memukul bagian kepala korban hingga terjadi pendarahan, hingga korban meninggal dunia.

Saat ini, Ayu Lestari telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. Dia dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pasal 338 KUHP ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.atau penjara paling lama 20 tahun,” ujarnya kepada awak media

Sebelumnya diberitakan, kejadian ini bermula ketika AK mengalami kecelakaan di Jalan Raya Teuku Umar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (18/10) malam. Ayu Lestari mengaku mencoba menyelamatkan korban.

“Korban yang saat itu dalam kondisi terluka dibawa pelaku dengan menggunakan angkutan umum dan diturunkan di sebuah warung kosong,” kata Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa, dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (22/10/2023) lalu.

Sementara motor korban, menurut pengakuan Ayu, ditinggalkan di lokasi kecelakaan. Keterangan Ayu ini sejalan dengan keterangan saksi sopir Elf yang mengantar korban dan Ayu ke warung kosong.

Ia mengatakan, sesampainya di warung tersebut, bukannya memberikan pertolongan tetapi Ayu malah menganiaya korban AK hingga tewas. Ayu Lestari mengambil barang berharga milik korban salah satunya berupa dompet.

“Bukannya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat kan pengobatan, di warung kosong tersebut korban malah dianiaya dengan dihujani pukulan di bagian wajah hingga korban langsung tidak sadarkan diri,” ujarnya(Rls/Andrie Bulle)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *