Bawaslu Kabupaten Bekasi Diminta Tindak Tegas, Jika Ada Caleg Partai Politik Kampanye di Tempat Ibadah 

by -120 views

Kabupaten Bekasi– Beredar sebuah video dan foto yang diduga caleg DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Golkar dapil 2 Kecamatan Cikarang Barat dan Cibitung sedang berkampanye dan mengajak para ibu – ibu majlis ta’lim untuk mendukungnya.

Kampanye caleg Partai Golkar dapil 2 tersebut diduga lokasi yang dijadikan tempat tersebut adalah sarana ibadah (Musholah) Al-Khoiriah yang beralamatkan dikampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Cikarang Barat.

Menurut Ketua Panwascam Kecamatan Cikarang Barat, Supriyanto.SH . saat dihubungi via pesan singkat pada Rabu (07/2/2024) oleh media. pihaknya sudah melakukan kroscek dan penelusuran.

“Kita sudah datangi objek yaitu Mushola AlKhoiriah di Kp Cikedokan Desa Sukadanau, Mushola tetapi tidak ada plang namanya, biasa dipakai pengajian majelis taklim ibu- ibu setiap hari Senin Siang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Supriyanto juga menjelaskan bahwa mushola tersebut tidak ada papan nama mushola dan kegiatan tersebut adalah agenda rutin pengajian anggota majelis ta’lim yang kebetulan hari itu mengundang MAF sebagai penceramah.

“Tapi Senin 5 Februari kemarin kebetulan Isra Miraj mengundang penceramah luar yaitu caleg tersebut karena pernah ngisi juga di majelis taklim,” paparnya.

Sementara  Komisioner Bawaslu Kabupaten Bekasi Divisi Penanganan Pelanggaran data dan informasi, Khoerudi.

Dirinya membenarkan bahwa lokasi tersebut adalah mushola dan sudah meminta kepada team Panwascam untuk menelusuri dan mendatangi tempat yang dimaksud.

“Berdasarkan hasil penelusuran benar bahwa tempat itu ada yakni mushola, sejauh ini Panwaslu kecamatan sedang mendalami terkait masalah informasi tersebut, dengan menanyakan kepada orang-orang yang bersangkutan terutama yang berada didalam video, kemudian mencari informasi kepada ustazah yang bersangkutan,”Jelasnya.

Khoiruddin juga mengatakan arti nya bilamana ada dugaan pelanggaran yang di sampaikan ke Bawaslu akan menindaklanjuti dengan penelusuran informasi awal dan menindak sesuai dengan aturan yang berlaku pada Undang-undang Pemilu.

Pemilu 2024 Tentang Larangan Kampanye Di Tempat Ibadah

Diketahui, Kampanye Pemilu 2024 rencananya akan dilaksanakan 28 November 2023-10 Februari 2024. Tahapan yang dapat dimanfaatkan peserta pemilu untuk menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui bahan atau Alat Peraga Kampanye (APK).

Meski demikian, secara khusus terkait penggunaan bahan kampanye atau APK, ada regulasi yang mengatur tentang penempatan atau penempelan APK ini. Sebagaimana tertuang dalam Pasal 70 dan 71 Undang-undang (UU) 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Badan Pengawas Pemilihan Umum- (Bawaslu )meminta peserta pemilu untuk tidak menjadikan rumah ibadah sebagai tempat melakukan aktifitas kampanye. Jika ada kampanye di rumah ibadah agar  masyarakat untuk melaporkan kepada Bawaslu apabila mendapat informasi terkait kampanye di rumah ibadah.  Undang-Undang Pemilu yaitu Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu  Pasal 280 dan Peraturan KPU nomor 15 tahun 2023 Pasal 70 Tentang larangan kampanye.

UU Pemilu melarang kampanye di rumah ibadah. Jadi kalau masyarakat ada yang lihat (kampanye di rumah ibadah), silakan laporkan kepada Bawaslu!”(Bule/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *